jump to navigation

Race to Witch Mountain 27 April 2009

Posted by sannywannatell in Pilem.
Tags: ,
trackback

race to witch mountain

Baru nonton film ini hari Sabtu lalu dengan Diendha di Blok M Square. Dua orang ngaret yang janjian ketemu, akhirnya nyampe di lokasi janjian di saat yang hampir bersamaan, molor 1 jam dari waktu yang awalnya disepakati :-D

Well, beberapa adegan dalam film ini malah membuat saya berkomentar kalo ada bagian yang mirip dengan taxi. Sehingga secara keseluruhan, film ini seperti gabungan antara fiksi angkasa luar dan Taxi.

Bercerita tentang Jack Bruno, seorang supir taxi yang sebelumnya bekerja pada gembong mafia dan memiliki banyak catatan kriminal. Suatu hari, tiba2 saja ada 2 orang anak di kursi belakang taxi yang dikendarainya. Kedua anak itu, Sara dan Seth, tidak berasal dari Bumi, dan memiliki beberapa kemampuan khusus. Sara dapat menggerakkan benda dengan pikirannya juga bisa membaca pikiran orang lain, sedang Seth mampu mengatur kepadatan molekul tubuhnya sehingga bisa menembus benda padat atau menahan benturan sekeras apapun.

Kedua anak ini terdampar ke bumi dalam usaha mereka mencari cara menyelamatkan planet mereka yang mengalami pemanasan global yang lebih parah daripada bumi. Pesawat luar angkasa mereka jatuh, dan diamankan oleh militer khusus Amerika untuk diteliti secara mendalam.

Bersama Seth dan Sara, datang juga monster pembunuh yang diciptakan oleh militer planet mereka. Film ini berpusat pada adegan menyelamatkan diri dari kejaran sang monster, usaha Seth dan Sara mencari apa yang mereka butuhkan dibantu oleh Jack Bruno, dan juga perlawanan melawan militer Amerika.

Dengan taxi yang dikendarai oleh Jack, Seth dan Sara mencapai tempat2 tujuan mereka. Sang supir berbadan kekar ini pun seringkali menolong mereka lepas dari bahaya. Sampai akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk bertemu dengan DR. Alex Friedman, ahli luar angkasa yang mempercayai keberadaan UFO.

Film ini sendiri mematahkan anggapan orang tentang UFO yang bersosok makhluk asing berwarna hijau yang aneh. Dengan akhir kedua makhluk planet lain itu berhasil kembali ke tempat asal mereka, film ini terbilang lumayan. ya karena itu tadi, seperti gabungan antara film action yang mengutamakan kecepatan kendaraan dengan film2 lain bergenre fiksi ilmiah luar angkasa.

But overall, not bad… :-P

Comments»

No comments yet — be the first.