Die Hard 4.0

Mungkin agak sedikit basi, hari gini baru mau mengulas film yang dibintangi oleh Bruce Willis ini. Tapi saiyah memang baru aja nonton film yang cukup lama nangkring di hampir semua 21 ini (kayaknya sih rata2 sekitar 2 ato 3 minggu di bioskop2 yang saiyah lewati)

Awalnya, saiyah sedikit under estimate kalo film ini bakalan basi….udah nyampe volume 4 gitu loh… Kayaknya bakalan ga jauh beda lah ama volume2 sebelumnya…

Eh, tapi ternyata ada benarnya pepatah lama yang bilang “Don’t judge a book by its cover” karena estimasi saiyah itu ternyata salah besar…. Film ini keren buanget buanget….

Meskipun si aktor utama sudah beranjak tua, tapi performance nya masih tetep okeh (ato performance stunt man-nya yang okeh?? Ga tau deh….)

IT nya juga keren banget… bener2 menggambarkan betapa dunia kita sekarang ini sangat tergantung ama benda yang namanya komputer.

Menyorot aksi sang penjahat bernama Thomas Gabriel (lupa siapa nama pemainnya =D ) yang berniat melakukan fire sale (3 langkah tindakan sabotase pemerintahan dengan cara mengambil alih semua akses yang mengatur kehidupan khalayak banyak), John McClane (Bruce Willis) ditemani seorang hacker yang ahli di math based security (wuih… makhluk apakah itu,wahai para IT???), Matthew Farrell (Justin Long), berusaha mencegah aksi jahat itu.

Sesuai judulnya, kedua tokoh utama ini memang beberapa kali hampir tewas gitu. Tapi bukan Die Hard namanya kalo kaga suseh matinya…. Dan bukan film action juga namanya kalo sang tokoh utama malah berhasil dikalahkan si penjahat. John beberapa kali pula berhasil menyelamatkan hidup Farrell, yang memang bukan jago berkelahi. As time goes by (halah…bahasamu Neng….) perseteruan yang awalnya bersifat perlawanan detektif NYPD terhadap aksi kejahatan yang merugikan negara (USA), menjadi bersifat personal ketika Gabriel menculik Lucy (Mary Elizabeth Winstead), putri John, untuk menghentikan tindakan2 perlawanan John.

Sulit juga untuk menceritakan semua detail2nya sih, lebih baik nonton sendiri aja kalo emang pengen tau… ;>

Yang jelas cerita ini berakhir dengan tindakan heroik penyelamatan Lucy oleh John sendiri, Farrell yang juga ikut andil membantu supaya John ga tewas di tempat, membaiknya kembali hubungan antara si ayah dan anak yang sempat renggang karena profesi John, dan sedikit bumbu2 cinta antara Lucy dan Farrell. (haha…spoiler lagi nih saiyah…. Peace yo….)

Yang keren dari film ini adalah adegan2 action nya (ya jelaslah..wong genrenya action gitu…) yang agak2 susah dibayangin gimana cara buatnya….

Te O Pe lah…


Maap ya Om Bruce, sempet under estimate ama film nya
Om… =p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s