Episode 21 September 2009: Tur Bawah Tanah Lawang Sewu

Episode 21 September 2009 ini membahas kunjungan kedua saya ke Lawang Sewu…

Kunjungan pertama sih bisa dibaca di sini πŸ™‚

Muka Lawang Sewu mengalamin cukup banyak perubahan, karena gedung dengan seribu pintu ini sedang mengalami beberapa perbaikan baik di dalam dan di luarnya.

Lawang Sewu Renovasi

Tapi untuk aura mistisnya sih, jangan ditanya… masih tetap sama kok.. πŸ˜›

Welcome to Lawang Sewu

Bedanya, di kunjungan kali ini saya sempat merasakan keseraman bawah tanahnya Lawang Sewu.

Ternyata, tur bawah tanah Lawang Sewu sudah dibuka dari bertahun-tahun yang lalu, tapi mungkin karena keterbatasan waktu di kunjungan yang lalu, saya ga sempat nyobain πŸ˜€

Bermodal 7ribu rupiah, kami diberi stiker “Lawang Sewu Underground” dan boot yang bisa dipakai selama berada di bawah tanah. Karena jalan yang akan dilalui cukup becek.

Pejuang Tur Bawah Tanah Lawang Sewu

Sesampainya di bawah, emang cukup gelap dan pengap. Dan memang terlihat menyeramkan…

Kira2 bulu kuduk kalian berdiri ga nih ngeliat gambar ini?

Lawang Sewu Underground

Itu adalah foto pondasi Lawang Sewu yang juga merupakan tempat aliran air hujan. Dan berhubung malam sebelum kami menjelajah bawah tanah ini hujan, cukup banyak daerah yang kami lalui digenangi air yang cukup tinggi.

Bawah tanah Lawang Sewu ini juga menyimpan banyak penjara berdiri. Penjara yang ukuran cuma cukup untuk 1 orang berdiri. Tanpa penerangan, tanpa makanan dan tanpa udara yang cukup bersih untuk dihirup. Disanalah pejuang2 kita dulunya ditahan dan disiksa Jepang.

Penjara Berdiri Underground Lawang Sewu

Di foto ini, terlihat kan kalo penjara itu cukup untuk berdiri aja… Besi2 sel nya sih udah pada dicopotin… Ga kebayang deh kalo sampe kita yang disiksa di tempat seperti itu… Menjelang akhir tur, sang guide meminta kita mematikan semua senter dan alat penerangan yang ada untuk merasakan gelapnya bawah tanah Lawang Sewu…

Dan ternyata, asli gelaaaappppp bangeett banget… Dan kondisi itu tidak berubah di siang hari. Artinya, mo siang atau malam, tetap ga ada cahaya yang bisa lolos sampe ke bawah tanah itu. Ditambah tanpa sirkulasi udara yang memadai dan makanan, bisa dibayangkan berapa lama tahanan bisa bertahan hidup kan?

Kami peserta tur saja merasakan betapa pengap udara di bawah itu, meskipun… Look… What did I found there?

Eeeehhh.... ada bayfresh nya :D

Yap… ada banyak penyegar udara di sana. Yang digantung di sana sini demi kesegaran dan kelayakan udara untuk peserta tur bawah tanah… πŸ˜€

Selesai menjelajah bawah tanah… Kami pun kembali ke dunia nyata (emang yang di bawah tanah ga nyata ya??? :-P)

Menjelelajah dan melihati lorong demi lorong Lawang Sewu yang sedang direnovasi…

Saya kehilangan ukiran di dinding yang sedang dipagari untuk keperluan renovasi.

Tapi masih tetap ada si tangga melingkar yang berderit2 dan batman2 yang tetep aja bergelantungan di sana πŸ˜€

Tangga melingkar2 berderit2

Batman batman di Lawang Sewu

Lawang Sewu emang beneran kerasa aura mistiknya sih… Emang bangunannya sendiri memberi kesan seperti itu…

Lawang Sewu

Bahkan toilet nya sendiri juga unik dan antik

Toilet Lawang Sewu

Sampe2 ada penampakan manis di dalam toilet nya πŸ˜€

Makhluk manis di toilet :D

Tapi tetep… Pemandangan Simpang Lima dilihat dari Lawang Sewu, tetap ciamik πŸ™‚

Simpang LIma Semarang

Advertisements

3 thoughts on “Episode 21 September 2009: Tur Bawah Tanah Lawang Sewu

  1. Memang luar biasa bangunan tersebut, tapi kalo orang-orang asli semarang karena sering lewat dan lihat tuh gedung jadinya ya biasa-biasa aja, karena gedung tua yang lebih bagus ataupun gedung tua yang lebih serem masih banyak di semarang cuman nggak terekpos aja, ma kasih ya udah promosiin kota ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s