SEE – DO – GET

Well, setelah cukup lama absen dari dunia blog dan hanya muncul sesekali untuk update minimalis berupa foto2 baik yang narsis maupun tidak πŸ˜€, pada kesempatan kali ini yang bertepatan dengan Jumat Agung, saya akan mencoba berbagi pengalaman dengan semuanya… Hualah.. resmi amat bahasanya… cari2 tombol untuk ubah settingan bahasa πŸ˜›

Okay… yang ingin saya share hari ini adalah materi training yang saya ikuti 1 bulan yang lalu iyah… sebulan yang lalu dan baru ditulis hari ini!kelewatan memang, hehehehe

Intinya adalah, kehidupan manusia ditentukan oleh 3 tindakan utama, yaitu See, Do dan Get.

See: apa yang dilihat kita sebagai manusia kemudian akan menjadi

Do: apa yang kita kerjakan sebagai efek dari apa yang kita lihat atau sikap yang timbul dari sudut pandang kita terhadap sesuatu, kemudian akan menjadi

Get: hasil yang kita dapatkan.

Dalam training ini saya diajarkan untuk membuat ketiga SEE-DO-GET ini menjadi sesuatu yang positif. Karena sang trainer percaya bahwa sesuatu yang dimulai positif akan menghasilkan sesuatu yang positif pula.

If you see something positively, you’ll do positive things then you’ll got positive result πŸ™‚

Kedengarannya quite simple, tapi saya yakin ga segampang itu untuk memulainya πŸ˜€

Atau ada yang ga percaya? Masa sih sesimpel itu? Kalo emang sesimpel itu kayaknya ga bakal ada orang susah deh di negeri kaya raya ini…

Well, ilmu yang diajarkan di training ini memang mirip dengan The Secret, bagaimana visualisasi kita tentang masa depan dan gol yang ingin kita raih akan membantu kita untuk mencapainya. Istilah kerennya nih, ketika kita menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta akanΒ  berkonspirasi membantu kita… Ciehhh… πŸ˜€

Kami, para peserta training, diberi kesempatan untuk membuktikan langsung the power of visualization tersebut.

Kami diminta menunjuk satu titik terjauh yang dapat digapai dengan cara memutar tubuh ke arah belakang. Ingatlah titik tersebut, lalu cari titik baru yang ingin dicapai berikutnya. Kemudian kami diminta memejamkan mata, dan membayangkan bahwa kamiΒ  kembali memutar tubuh dan berhasil menunjuk titik baru yang lebih jauh. Hanya dengan memvisualisasikan di dalam bayangan.

Dan, ketika kembali membuka mata, kami pun beramai2 melakukan lagi ‘pemutaran badan’ itu, dannnn voilaaaa… semua peserta berhasil menunjuk titik terjauh yang kedua…

Ketika kita melihat sesuatu secara positif, yakin bahwa kita berhasil melakukannya, kita pun akan melakukan hal2 positif yang mendukung kita mencapai hasil positif πŸ™‚

Dengan merubah cara pandang kita, percaya ga percaya, kita juga bisa mengubah hasil yang kita dapatkan loh.

Contoh sederhana lain, jika kita memulai hari yang baru dengan pandangan positif, otomatis tindakan kita pun akan positif. Dan masa sih semua yang positif berakhir negatif? Andaiii nih, andai memang hasil yang didapat negatif juga, bisa jadi positif juga kan kalau kita mengubah sudut pandang kita? πŸ˜‰

Coba aja kalau kita bangun pagi dengan kondisi bad mood, lalu kita biarkan mood negatif itu menguasai kita seharian. Otomatis tindakan2 kita juga akan negatif kan? Dan pasti hasil maksimal yang harusnya kita dapatkan akan berkurang karena kita mendongkol dan melakukan sesuatu dengan setengah2.

Sampai disini siapa yang setuju dengan saya? Cailah, berasa trainer beneran nih πŸ˜€

Boleh percaya boleh tidak, semua terserah yang baca kok. Kan saya ga punya hak maksa πŸ˜‰

Tapi kalo boleh nih… ya bolehlah, blog pribadi ini, terserah donk mo nulis apa… hihi nyolot saya ingin berbagi 1 pengalaman pribadi yang berhubungan dengan SEE – DO – GET tadi.

Begini ceritanya… Bulan Maret lalu, saya ‘diracun’ seorang teman yang lagi getol dan baru ‘kesambet’ jadi konsultan Oriflame.

Buat pembaca setia blog ini, pasti tau kalo akhir tahun 2010 lalu saya telah bergabung menjadi konsultan dan berhasil mendapat welcome program πŸ™‚ tapi yah… berhubung saya ini adalah seorang WP hunter istilahnya Debie nih πŸ˜› jadi saya cuma aktif jadi anggota kalo kepengen doank. Hehehe… dan setelah lama vakum belanja dan jualan, saya pun disuntikin semangat lagi setelah melihat flyer hadiah di bawah ini. Ga tau kenapa, kok kayaknya arlojinya keren yah. Berhubung arloji saya juga mulai bulukan, kepengen aaahhh πŸ˜€

Nah, arloji ini cuma bisa didapatkan dengan cara merekrut 3 member baru yang sukses melakukan tutup point dalam waktu 30 hari setelah bergabung. Kalau dompet dan tas, masih bisa didapat jika mendaftar jadi member baru dan memenuhi kualifikasi tutup point selama 3 bulan berturut-turut. Karena ngebet nih, akhirnya flyer ini saya pandang2in tiap malam. Gambar arlojinya saya gunting dan tempel di pintu kamar mandi kostan πŸ˜€ dan saya bilang ke diri sendiri kalau saya pasti bisa mendapatkan arloji itu. Pasti bisa! (ini dia cara pandang positifnya, dimulai dengan SEE positively)

Nah, saya sudah melakukan point pertama dari SEE – DO – GET, yaitu mulai melihat dengan cara positif bahwa saya pasti bisa dapatin arloji itu. Otomatis, DO pun menyusul dengan positif. Mulai dari semangat 45 jualan dan ga bosen2 nawarin katalog ke teman kantor dan kuliah. Untuk pertama kali sejak bergabung saya jualan dan modal beli extra katalog loh πŸ˜€

Minggu pertama masih bingung, gimana caranya yah biar bisa… 3 member baru dengan kualifikasi tutup point itu artinya 100 Bonus Point. Lumayan tuh belanjanya. Sementara point yang terkumpul baru sekitar 100.

Lalu, voila, tiba2 tante saya pun belanja, dan ga tanggung2 langsung mencukupi 100 point. Saya tawarkan untuk bergabung, karena sebagai member baru yang tutup point pun ada hadiah yang bisa didapat di bulan depan, selain scarf yang melilit di pegangan tas. Tante saya pun mau bergabung.

Dompet dan tas sudah di tangan. Bersyukur, tapi tetep pengen arloji πŸ˜€

Ayo usaha lagi, edarin katalog lagi, karena saya sudah berjanji tidak akan membeli barang2 yang sebenarnya tidak saya butuhkan hanya untuk mengejar jumlah point yang dibutuhkan. I’ve been through this condition on 2010, then I promised myself I’m not gonna do that again. Hehe, nyesek aja ngitung jumlah barang yang dikasih orang karena ga terpakai dan mulai mendekati tanggal kadaluarsa.

Dan, ketika sudah sampai minggu terakhir bulan Maret, di saat deadline tutup point semakin mendekat, sementara target masih jauh… Saya pun sudah mulai pasrah. Ya sudahlah, dapat syukur nggak juga gapapa kok…

Tapi tetep aja ada hal yang ga diduga. Ada lagi pesanan yang datang last minute dan bisa memenuhi target. AndΒ  I DID IT!!!!

Horaaaayyyyy… Arloji sudah di tangan ^^ *nangis terharu* lebay sih ini

April 2012 pun datang, inilah saatnya melakukan pembelanjaan pertama dan menebus hadiah… Uhhh so excited ^_^

And voilaaaaa…. Proudly present the Giordani Gold Watch :LOL:

Meski ketika memegang aslinya arloji ini ada sedikit perasaan “loh, ternyata aslinya seperti ini, ga persis banget seperti gambarnya”, tetep aja ngerasa seneeeeng banget. Happy karena keinginan terwujud, dan kata2 sang trainer tentang SEE – DO – GET dan ilmu The Secret yang saya dapat bertahun2 yang lalu ternyata memang bisa dipraktekkan.

And here it is, arloji telah melingkar manis di lengan kiri saya…

An early Easter present from Oriflame… Watch for me and hand bag for Mom…

Ayo teman2 semua, mulai pikirkan apa mimpimu, visualisasikan kalau kamu berhasil menggapainya, dan mulailah melakukan hal2 positif untuk mendapatkan hasil positif yang maksimal…

Good luck everyone πŸ™‚ and don’t dare to dream πŸ˜‰ selama mimpi masih gratis tis tis, why not πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s